Paranoid

Terdapat banyak jenis gangguan kepribadian yang dapat menyerang mental seseorang, salah satunya adalah gangguan kepribadian paranoid, yang mana berbentuk kesalahan dalam mengartikan perilaku orang lain sebagai suatu hal yang bertujuan menyerang atau merendahkan dirinya. Gangguan biasa muncul pada masa dewasa awal yang mana merupakan manifestasi dari rasa tidak percaya dan kecurigaan yang tidak tepat terhadap orang lain sehingga menghasilkan kesalahpahaman atas tindakan orang lain sebagai sesuatu yang akan merugikan dirinya. Read the rest of this entry

PENYAKIT JIWA

 

Rasulullah memberikan jalan keluar kepada seorang pemuda berupa do’a, yang sekaligus merupakan petunjuk kepada manusia tentang penyakit jiwa yang seharusnya dihindari. Do’a yang dimaksud adalah :

Read the rest of this entry

Keadaan umat islam akhir zaman

Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam “Hampir tiba masanya kalian diperebutkan seperti sekumpulan pemangsa yang memperebutkan makanannya.” Maka seseorang bertanya: ”Apakah karena sedikitnya jumlah kita?” ”Bahkan kalian banyak, namun kalian seperti buih mengapung. Dan Allah telah mencabut rasa gentar dari dada musuh kalian terhadap kalian. Dan Allah telah menanamkan dalam hati kalian penyakit Al-Wahan.” Seseorang bertanya: ”Ya Rasulullah, apakah Al-Wahan itu?” Nabishollallahu ’alaih wa sallam bersabda: ”Cinta dunia dan takut akan kematian.” (HR Abu Dawud 3745) Read the rest of this entry

Predikat terorism

Predikat radikall, terorism, fundamentalis maupun gerakan separatis ini sekarang dilekatkan pada gerakan-gerakan Islam dengan konotasi negataif, bahkan lebih dari sekedar negatif. Media menyebutnya sebagai gerakan radikall, garis keras bahkan separatis. Cap negatif ini di tujukan kepada umat yang tengah mencoba mengaplikasikan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari. Read the rest of this entry

Hadits Arbain ke 20, Malu dan Iman

 

عَنْ أَبِي مَسْعُوْدٍ عُقْبَةَ بِنْ عَمْرٍو الأَنْصَارِي الْبَدْرِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ :

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :

إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الأُوْلَى، إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ

[رواه البخاري ]

Dari Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amr Al Anshari Al Badri radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya di antara ucapan kenabian yang pertama kali ditemui manusia adalah jika engkau tidak merasa malu, maka berbuatlah semaumu.” (HR. Bukhari. Shahih dikeluarkan oleh Al Bukhari di dalam [Ahaditsul Anbiyaa’/3483/Fath]).

Penjelasan:

Dalam hadits Arba’in yang ke 20 ini, yang dimaksud dengan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, “Sesungguhnya di antara ucapan kenabian yang pertama kali ditemui manusia adalah jika engkau tidak merasa malu, maka berbuatlah semaumu.”

Yakni, di antara peninggalan para nabi terdahulu yang terdapat pada umat sebelum ini yang telah dilegalisasi oleh syari’at ini: “Jika engkau tidak merasa malu, maka berbuatlah semaumu.” Yakni, jika kamu tidak mengerjakan perbuatan yang memalukan, maka berbuatlah apa yang engkau mau. Ini adalah salah satu dari dua pandangan. Maksudnya adalah, maka ia mengerjakannya. Menurut pandangan yang kedua, bahwa maknanya adalah jika seseorang tidak merasa malu, ia bisa berbuat apapun yang ia mau dan tidak lagi peduli. Masing-masing dari kedua makna tersebut benar.

Dari hadits ini dapat dipetik faedah:

1. Rasa malu termasuk perkara yang dibawa oleh syari’at-syari’at terdahulu.

2. Seseorang seyogyanya menjadi orang yang jujur (berterus terang). Karena jika suatu perkara bukanlah sesuatu yang memalukan, silakan ia mengerjakannya. Hal ini dibatasi dengan apa-apa yang jika itu dilakukan akan menimbulkan kemafsadatan. Jika demikian, maka perbuatan itu tidak boleh dilakukan. Karena dikhawatirkan akan terjerumus dalam kerusakan tersebut.

Futur

FUTUR menurut bahasa :

– terputus setelah tersambung,terdiam setelah bergerak terus

– malas, lamban atau kendur setelah rajin bekerja

menurut istilah adl. Suatu penyakit yg dapat menimpa seseorang yg berjuang di jalan Allah.

Menurut bhs arabnya adl. Menjadi lemah dan lunak. Orang future mengalami penurunan kualitas dan kuantitas dlm amal ibadahnya. Read the rest of this entry

Ada empat hal yang mesti diperhatikan untuk menciptakan keharmonisan rumah tangga.keempatnya adalah:

 

1. Jangan melihat ke belakang

Jangan pernah mengungkit-ungkit alasan saat awal menikah. “Kenapa saya waktu itu mau nerima aja, ya? Kenapa nggak saya tolak?” Buang jauh-jauh lintasan pikiran ini.

Read the rest of this entry

Kiat untuk Mencapai Takwa yang Hakiki

 

Berdasarkan keterangan para ulama ahlus sunnah, satu-satu cara untuk mewujudkan ketakwaan dalam hati, setelah berdoa kepada Allah Ta’ala, adalah dengan melakukan tazkiyatun nufus (pensucian jiwa/pembersihan hati), karena ketakwaan kepada Allah Ta’ala yang sebenarnya (ketakwaan dalam hati) tidak akan mungkin dicapai kecuali dengan berusaha mensucikan dan membersihkan jiwa dari kotoran-kotoran yang menghalangi seorang hamba untuk dekat kepada Allah Ta’ala. Read the rest of this entry

Ketika Dalil Bertentangan dengan Akal

 

Sesungguhnya pertentangan akal dengan syariat takkan terjadi manakala dalilnya sahih dan akalnya sehat. Namun terkadang muncul ketidakcocokan akal dengan dalil walaupun dalilnya sahih. Read the rest of this entry

EMPAT SIKAP MANUSIA TERHADAP SYARIAT

Manusia amat membutuhkan syariat yang datang dari Allah untuk mengatur kehidupan.  dua tujuan syariat, yaitu mewujudkan kemaslahatan (kebaikan) dengan perintah-perintah Allah dan mencegah mafsadat (kerusakan) dengan larangan-larangan-Nya.

Read the rest of this entry